Cerpen
Sudah lama menunggu
Karena saya menurunkan rambut saya
Dan memancing angin
Untuk mengacaknya ke kiri dan ke kanan
Sudah lama
Karena saya mengangkat wajah saya
Dan menyambut hujan
Untuk membelai kotoran
Sudah lama
Karena saya mengikat tali saya
Dan menginvasi hutan
Berjalan sejauh itu
Sudah lama panas
Karena saya menggali jari kaki saya
Dan mengundang ombak
Membasuh pasir di bawah kakiku
Sudah lama sekali
Karena saya membuka mata lebar-lebar
Dan mencari gunung biru
Untuk menaklukkan egoku
Perjalanan yang panjang
Sejak saya berhenti
Dan berbicara dengan Tuhan
Tentang pelipur lara tidur abadi.
